Minggu, November 21, 2010

Rangkuman Uas Data Warehouse PT8-13


A. Karakteristik DataWarehouse

*Subject Oriented
-Setiap tipe perusahaan memiliki set yang unik dari subjek datawarehouse mereka.

*Integrated
-Data-data yang ada harus di integrasikan untuk kemudian dikonversi, reformat, resequenced, summerized, dan menghasilkan data yang memiliki sebuah gambaran daru suatu perusahaan.


*Non-Volatile
-Data pada DWH dapat diakses, namun tidak dapat diupdate/ubah. Data yang ada hanya berupa sebuat snapshot, yang berformat static.

*Time Variant
-Semua data yang ada di DWH masing-masing memiliki time stamp yang berbeda-beda.

B. Elemen-elemen DWH
Terdapat berbagai level kedetailan pada sebuah data pada DWH :

*Older level of detail
-Mengandung data-data pada tahun-tahun yang lampau
*Current level of detail
-Mengandung data-data masa sekarang.
*A level of lightly summarized data
-Mengandung gabungan dari old detail dan current detail.
*A level of lightly summarized data.
-Data-data yang mau dicari

C. Lokal DWH dan Global DWH

*Persamaan :
-Keduanya mengandung historical data
-Keduanya memiliki fungsi yang sama
-Banyak data akan didistribusikan melalui banyak prosesor.
-Perlunya pengaturan ketika pertumbuhan DWH terjadi.

*Perbedaan :
*Local
-Menampilkan ulang data dan prosessing remote site           
-Exists for different geographical regions or for different technical community.
-Scope of DWH is local
-Sumber dari local DWH adalah sistem operasional
-Pemetaan data yang ada merupakan pilihan dari pembuat, yaitu local designer dan developer.
-Tidak ada struktur data dari satu local DWH ke yang lain.
*Global :
-Menampilkan ulang bagian bisnis yang terintegrasi dalam bisnis
-Scope dari Global DWH adalah bisnis yang terintegrasi pada suatu perusahaan.
-Sumber dari Global DWH adalah local DWH
-Didesain dan di definisikan secara tersentral, berdasarkan pada definisi dan identifikasi dari data penting perusahaan.
-Mengandung data yang :
--Harus diintegrasikan
--Butuh untuk dimanage secara global
--Penting bagi keseluruhan bagian yang ada pada perusahaan

D. Eksternal data di DWH :

*Masalah : frekuensi ketersediaan
-Tidak ada suatu pattern yang fix dari kedatangan data eksternal.
-Solusi : Monitoring yang konstant harus dilakukan sehingga eksternal data yang benar dapat diambil.

*Masalah : bahwa data tidak disiplin
-Reformating dan membuat struktur data harus dilakukan sebelun data ini digunakan.
-Solusi : Membuat kembali struktur eksternal data, sehingga eksternal data tadi kompatibel dengan internal data.

*Masalah: eksternal data tidak dapat diprediksi
-Eksternal data datang dari sumber manapun pada waktu yang berlainan.
-Solusi : --Pengalokasian eksternal data pada sebuah penyimpanan medium.
--Pembuatan 2 buah penyimpanan untuk eksternal data.

D. Unstructured data di dalam DWH :
*Merupakan data yang digolongkan sebagai aktivitas personal.
*Macam Tipe format yang ada:
--Email   --Spreadsheet
--Text File   --Document
--PDF    --PPT
-Solusi : Pembagian berdasarkan dua garis besar yaitu komunikasi dan dokumentasi.

E. ETL : Extract / Load / Transform
*ETL dibuat dengan maksud untuk melakukan proses pengintegrasian data pada lingkungan operasional secara otomatis.

*Ada dua macam ETL software :
--Software yang menghasilkan code.
--Software yang menghasilkan “a run-time module” yang memiliki parameter.
Penghasil code lebih baik daripada penghasil “a run-time module”, karena penghasil code dapat mengakses data pada formatnya masing-masing.
--Sedangkan penghasil “a run-time module” hanya dapat mengakses data pada format tertentu. Ketika proses pentransformasian data menjadi format tertentu, banyak data yang hilang.
--Manfaat ETL : Pentransformasian pada data dalam jumlah besar.

F. 3 Tipe Distribusi DWH

1. Bussines adalah terdistribusi secara geografis. Local DWH menyajikan dan proces pada remote side dan global DWH menyajikan bag tersebut yang terintegrasi antar bisnis
2. Lingkungan DWH akan menampung banyak data, dan daa2 tsb akn terdistribusi mel banyak prosesor
3. Data DWH dibangun scr tidak terkoordinir

G. EIS The Promise

1. EIS adalah satu dari banyak bentuk potensional dari perhitungan
2. Melalui EIS,analis eksekutif dapat menunjukkan masalah dan mendeteksi tren yang merupakan hal vital utk management
3.EIS processig didesain itk membantu eksekutif membuat keputusan
4. Beberapa fungsi EIS:
--Deteksi dan analisis tren
--Perkiraan dan tracking indicator rasio kunci
--Analisis Drill-Down
--Monitoring Masalah
--Analisis kompetitif
--Mpnitoring indicator kunci performa

H. Drill-Down
--Membelah dan memilah data. Kemampuan untuk memuulai pada sejumlah kesimpulan dan untuk menghentikan summary tsb ke dalam set summary yang lbh baik

I. DWH sebagai basis untuk EIS

1.Denagn DWH, EIS analisis tidak perlu mengkhawatirkan:
--Pencarian sumber data definitif
--Pembuatan program ekstrak special dan system yang ada
--Dealing dgn dt yg tdk terintegrasi
--Compiling dan linking detailed and summary data dan hub ke2nya
--Mencari waktu yg tepat utk basis data
--Manajemen scr konstan mengubah pikirannya tnt apa yg perlu dilihat selanjutnya

2.Fungsi dari EIS:
--DWH sbg supplai summary data yang tersedia dan dpt dibaca
--Structur DWH utk mendukung Drill-Down proses
--Metadata pd DWH utk DSS analis utk merencanakan bgmn system EIS dibangun
--Konten historical data dr DWH utk mendukung analisis trend yg ingin dilihat  olh manajemen
--Data terintegrasi yg ditmukn pada DWH utk melihat data antar perusahaan

J. External Data
Sejumlah besar data yg sah dgnakan dlm perusahaa yg bukan merupkn data dr system perudahaan tsb. Cth external data: Laporan analisis kompetitif

Sifat dari external data:
1.Frekuensi ketersediaan external data yang tidak pasti
2.Tidak disiplin
3.Tidak dapat diprediksi

K.Metadata dan External data
Melalui metadata, external data didaftarkan,diakses dan dikontrol dilingkungan DW yg pnting dalamm Metadata:
-Dokumen ID -Tgl Masuk ke DW -Deskripsi dokumen -Tgl Dokumen sumber -Klasifikasi dokumen -Index words -Purge date -Referensi lokasi fisik -Panajng dokumen -Referensi yg berhubungan

L. Migration Plan
Corporate data Model
Model ini menggambarkan keperluan informasi dr perusahaan bukan apa yang telah dimiliki perusahaan

Hal yang perlu diidentifikasi:
--Major subject dr perusahaan
--Definisi dari major subject perusahaan tsb
--Hubungan antara major subject tersebut
--Pengelompokan kunci dan atribut lebih menggambarkan major subject tsb scr keseluruhan meliputi:
A.Atribute dr major subject
B.Kunci dr major subject
C.Repeating group dr kunci dan atribut


M. Pertimbangan strategic
Cara yg lbh baik utk mengkoordinasi upaya pembangunan ulang dari operasional system dgn apa yg disebut ”agents of change” yakni:
A.Umur dari sistem tersebut
B.Perubahan teknologi scr radikal
C.Pergolakan organisasi
D.Analisis yg terganggu

N.Metodologi dan Migrasi(Lagkah Architec data Mel Restructurpd Operasional dlm Aktivitas independen)
--Delta List: bagaimana model data membedakan dr system yg sdang berjalan
--Impact analisis: bagaimana tiap delta dapat membuat perbedaan
--Resources estimate: seberapa biaya yg diperlukn utk memperbaiki delta item
--Report to Manajemen:
-Apa yg hrs diperbaiki
-Perkiraan resource yg diperlukan
-Order dr oekerjaan
-Analisis yg terganggu

O. Alasan knp Metodologi sering Mengecewakan
1.Met scr umum menunjukkan arus aktifitas yg datar
2.Met scr umum menunjukkan aktifitas hanya sekali
3.Met biasanya menggambarkan sejumlah aktifitas yg tlh ditentukan
4.Met sring memberitahukn bgmana utk melakukan sesuatu bukan apa yg perlu dilakukan
5.Met sring tdk membedakan antara ukuran sistem yg sdang dibangun
6.Met sring menggabungkan manajemen proyek dgn pengembanagn desain
7.Met sring tdk membuat perbedaan antara operasional dan DSS prosessing
8.Met sring tdk menyediakan checkpoint dan tmp perhentian apabila terjadi kegagalan
9.Met dijual sebagai solusi bukan tools
10.Met hanya menghasilkan sedikit desain

P.Alasan megeluarkan data dan DSS data dr Model Data
1.Driven data & DSS data seringkali berubah
Bila DSS data dan derived data berubah maka model data menjadi tidak valid lagi
2.Bentuk data dibuat dari data atomic
DSS data dan derived data belum atomic shg tdk dpt dgnakan dalam model data
3.DSS data & derived data seringakali dihapus bersamaan
4.Banyak variasi yg dpt dibuat dr derived data & DSS data

Q.Perpindahan data dari Web ke DW
1.Web data dikumpulkan ke Log
2.Log data diproses mel Granularity Manajer
3.Granularity Manajer kemudian fefined data ke DW

R.Hal yg dilakukan Thd DATA sebelum berguna bagi DW
1.Extraneous data dihapus
2.Occurances data ditambahkan
3.Data diresequensi
4.Data diedit
5.Data dibersihkan
6.Data dikonversi

S.Alasan ERP diperlukan
1.Aging: Banyak aplikasi yg ditulis perusahaan bertahun2 yg lalu
2.Uintegrated: Aplikasi yg ada dipandang dalam sudut bisnis yg sempit
3.Incomplete: Aplikasi yg ada tdk melibatkan account sepenting thn 2000 dan perpindahan mata uang ke EURO

T. Interface DW sama dgn interface ERP,KECUALI
1.Interface ERP hanya menggunakan DBMS yg mendukung ERP
2.Memiliki lbh banyak trigger group pada data & struktur yang menguasai lingkungan aplikasi karena vendor ERP memiliki dan mengontrol ERP
3.Interface sering dalam lingkungan ERP  dan mencari data yg tepat dan melemparnya ke dlm order utk membuatnya berguna utk lingkunagn DWH


Tidak ada komentar:

Posting Komentar